Menanggapi pengakuan salah seorang siswanya yang tidak pernah mendapatkan pengajaran dari gurunya sejak berlakunya sistim belajar online, Ia beralasan aturan pemerintah yang melarang keluar rumah. membuat pertemuan serta tak adanya akses jaringan menjadi alasan hal itu terjadi, ” Bagaimana solusinya menghadapi masalah ini dilarang keluar dari rumah, dilarang buat pertemuan kemudian kami ada di lokasi yang tidak ada jaringan internetnya, minta tolong dikasih solusinya dulu, karena saya belum baca itu peraturan dikecualikan guru datangi siswanya, ” Tambahnya.
Kendati demikian, dia berkilah tetap melayani siswa di sekolah tapi hanya satu sampai tiga orang saja atau siswa datang ke rumah guru, ” Tetap kita awasi dan kasih perhatian, tapi terus terang saya tidak akan datangi anak-anak yang rumahnya berjarak 12 kilometer dari rumah saya, ” Kata guru bahasa indonesia ini.
Penjelasan guru di SMP Batu Tapango tersebut, justru ditanggapi lain Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud) Polman, melalui Kabid Pendidikan dan Pengajaran, Nurman menjelaskan kriteria kenaikan dan kelulusan siswa SD dan SMP kewenangannya diserahkan langsung ke sekolah masing masing, Namun bagi sekolah yang berada di pelosok dan tidak terjangkau akses internet maka gurunya diminta menyambangi rumah muridnya supaya proses belajar mengajar tetap berlangsung, ” Berdasarkan data kami sekitar 50 sekolah pelosok yang tidak dapat akses internet di Polman, ” Ungkapnya, saat ditemui di kantornya Senin, 27 April.
Nurman juga menyampaikan tunjangan sertifikasi guru tetap dicairkan di Polman meski menggunakan metode belajar online, Sebab kata dia, sistim belajar online bukan kemauan guru bersertifikasi, ” Sertifikasi guru tetap jalan, dan saat ini kita sementara mengurus proses pencairan dana BOS, ” Pungkasnya.
Sedangkan, Wakil Ketua DPRD Polman Amiruddin berharap ditengah situasi pandemik corona sekolah harus melakukan upaya agar siswa yang tidak memiliki hand phone android dan tidak ada jaringan internet di rumahnya tetap mendapatkan pendidikan dari gurunya, ” Banyak hal yang bisa dilakukan, mestinya dinas pendidikan sudah memikirkan solusi masalah ini, ” Tuturnya, saat ditemui di depan Kantor Bupati Polman, Selasa, 28 April.
Kondisi sekolah terpencil, Berbeda halnya dengan sekolah di Kota, siswa SMP 1 Polewali, Muhammad Abil mengaku mendapatkan bantuan kuota internet gratis dari sekolah dengan memanfaatkan aplikasi ruang guru.com yang berkapasitas 30 Giga selama home schooling, ” Kalau belajar online iya kita di absensi dan dikasih tugas sama guru, tapi sejak 14 April lalu kembali libur sampai sekarang, ” Ucapnya, saat ditemui di rumahnya, Minggu 26 April. (All Gazali Ahmad )











