“Selama ini Puskesmas Lumpue sudah melaksanakan pengawasan dalam penanganan asupan gizi Balita Resky. Itu dengan memberikan susu dan biskuit. Tapi tetap harus mendapat penanganan lebih serius di rumah sakit,” kata Fitriany.
Resky tergolong keluarga tidak mampu. Selama ini Hamsiah, ibunya hanya berharap kiriman dari suaminya yang bekerja di Kalimantan.
Kabag Humas dan Protokol Pemkot Parepare, M Anwar Amir yang dihubungi terpisah mengatakan, Balita Resky menjadi perhatian serius Pemkot Parepare.
“Begitu kami mendapat informasi dari warga, tim yang terdiri dari camat dan lurah serta SKPD terkait, langsung turun ke rumah Resky. Resky kemudian dibawa ke RSUD untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Insya Allah, akan terus menjadi perhatian pemerintah kota,” kata Anwar Amir. (Rilis Humas Pemkot Parepare)











