Ia mengimbau warga untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman guna mencegah terjadinya musibah serupa.
Salah seorang korban, Dedi, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Menurutnya, api pertama kali muncul dari bagian plafon rumah sebelum akhirnya membesar dan menghanguskan isi rumah.
“Api tiba-tiba muncul dari atas plafon rumah, kemudian apinya jatuh ke kasur dan membakar semuanya. Itu ada korsleting pada kabel listrik,” ungkap Dedi.
Sementara itu, korban lainnya, Juhena, menyampaikan rasa terima kasih kepada Wali Kota Parepare yang datang langsung melihat kondisi warga pascakebakaran.
Menurutnya, kehadiran Tasming Hamid memberikan perhatian dan dukungan moral yang sangat berarti bagi para korban yang sedang menghadapi masa sulit akibat musibah tersebut. (*)
