Tasming Hamid Bawa Parepare Raih Penghargaan Nasional Pada Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN)

Bentuk apresiasi Pemkot Parepare juga tampak ketika para siswa pemenang FTBI tingkat provinsi diberi ruang tampil dalam berbagai forum publik, termasuk gelar wicara di media lokal, TV Peduli.

Langkah ini menjadi strategi efektif untuk memberi inspirasi kepada pelajar lain bahwa prestasi dalam pelestarian bahasa daerah adalah sesuatu yang patut dibanggakan.

Secara khusus, Wali Kota Tasming Hamid juga mengundang para pemenang FTBI ke ruang kerjanya. Pertemuan itu bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan langsung dari kepala daerah kepada generasi muda pelestari bahasa ibu.

Dukungan konkret lainnya terlihat ketika Pemerintah Kota Parepare memfasilitasi pelaksanaan rapat koordinasi antarinstansi dalam rangka pelindungan bahasa daerah, termasuk menyediakan ruang pola kantor wali kota sebagai pusat konsolidasi gerakan pelestarian Bahasa Bugis di Parepare.

Tak kalah membanggakan, Pemkot Parepare bahkan memberikan beasiswa kepada para siswa berprestasi yang menjadi pemenang FTBI tingkat provinsi. Langkah ini menjadi bukti bahwa pelestarian bahasa daerah tidak hanya didorong melalui simbol dan wacana, tetapi juga melalui investasi nyata terhadap generasi penerus.

Menurut Toha Machsum, keenam bukti dukung tersebut menunjukkan bahwa komitmen Parepare bersifat menyeluruh, mulai dari kebijakan, implementasi program, fasilitasi kegiatan, hingga penghargaan langsung kepada para pelajar.

Di Sulawesi Selatan sendiri, hanya dua daerah yang menerima penghargaan tahun ini, yakni Kota Parepare dan Kabupaten Tana Toraja. Namun Parepare tampil unggul dengan enam bukti dukung, sementara Tana Toraja memenuhi empat indikator.

Penghargaan eksklusif ini menjadi bukti bahwa di bawah kepemimpinan Tasming Hamid, Kota Parepare tidak hanya fokus pada pelayanan publik, tetapi juga serius menjaga akar budaya daerah.

Capaian yang bukan hanya membanggakan Parepare, tetapi juga mengukuhkan kota ini sebagai salah satu garda terdepan pelestarian bahasa daerah di Indonesia.(*)

Related posts