Meski demikian, pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik dugaan penganiayaan tersebut. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta pengumpulan barang bukti tambahan masih dilakukan guna mengungkap secara utuh kronologi dan latar belakang kejadian.
Kapolda menegaskan, penanganan perkara ini akan dilakukan secara profesional dan transparan. Ia memastikan tidak ada upaya menutup-nutupi kasus tersebut.
“Prosesnya terus berjalan. Kami masih mendalami motif dan peran masing-masing yang diperiksa,” tegasnya.
Kasus tewasnya Bribda DP menjadi perhatian publik, terutama setelah muncul dugaan adanya kekerasan yang dilakukan oleh senior di lingkungan asrama Polda Sulsel. Polisi berjanji akan membuka secara terang hasil penyelidikan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan rampung. (D11)










