PANGKEP, DELIK.ID — Operasi pencarian dan evakuasi kecelakaan pesawat ATR 42-500 resmi berakhir pada hari ke-7, setelah seluruh korban dinyatakan berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan. Kepastian itu disampaikan di posko induk operasi, yang seketika berubah menjadi lautan emosi, Selasa (23/01/2026).
Isak tangis haru pecah saat pengumuman disampaikan. Personel Tim SAR gabungan, TNI-Polri, Basarnas, tenaga medis, relawan, hingga unsur pemerintah daerah larut dalam suasana duka dan kelegaan. Sebagian petugas tampak sujud syukur, lainnya saling berpelukan sambil menitikkan air mata.
Emosi yang selama tujuh hari tertahan akhirnya tumpah. Rasa lega karena tugas kemanusiaan tuntas bercampur duka mendalam atas tragedi yang merenggut banyak nyawa.
Koordinator Operasi SAR menyampaikan bahwa proses pencarian menghadapi tantangan berat. Medan ekstrem, cuaca yang tidak bersahabat, serta keterbatasan akses lokasi menjadi ujian utama selama operasi berlangsung.
“Hari ini kami nyatakan seluruh korban telah berhasil ditemukan. Ini adalah hasil kerja keras, pengorbanan, dan sinergi semua unsur yang terlibat tanpa mengenal lelah,” ujarnya.
Selama tujuh hari operasi, Tim SAR gabungan menyisir area hutan dan perbukitan dengan berbagai metode, mulai dari pencarian darat, udara, hingga penggunaan peralatan khusus. Setiap temuan dievakuasi dengan penuh kehati-hatian dan penghormatan terhadap korban.
Tangis yang pecah di posko induk bukan sekadar luapan emosi, melainkan wujud empati dan penghormatan terakhir bagi para korban. Operasi SAR kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai simbol akhir dari tugas kemanusiaan sekaligus penghormatan bagi mereka yang telah berpulang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam, perlengkapan, dan prosedur operasi, terdapat hati nurani dan kemanusiaan yang bekerja tanpa pamrih demi menyelamatkan dan memuliakan sesama.
Operasi pencarian mungkin telah selesai, namun duka dan doa untuk para korban akan terus mengiringi, seiring proses selanjutnya yang akan ditangani oleh pihak berwenang. (D11)










