Selain pemetaan wilayah rawan kekeringan, kata dia, ada beberapa aspek utama dari inisiatif tersebut yang dilakukan oleh Pemerintah kota Parepare, yaitu pemantauan cuaca dan curah hujan, serta penyediaan sumber Air alternatif.
Pemkot Parepare juga, kata dia, telah bekerja sama dengan instansi terkait untuk memastikan bahwa sumber-sumber air alternatif tersedia jika wilayah tertentu mengalami kekeringan.
“Jadi, apa yang kami lakukan sebagai bukti keseriusan pemerintah kota dalam melindungi warga dari dampak musim kemarau yang semakin ekstrem akibat perubahan iklim global. Langkah-langkah proaktif akan selalu kami lakukan,” tegas Taufan Pawe.
Dengan terus memantau, mengidentifikasi, dan mengatasi wilayah-wilayah rawan kekeringan, wali Kota dua periode itu berharap dapat menciptakan kota yang lebih tangguh dan mampu bertahan di tengah tantangan musim kemarau yang semakin kompleks. (d11/dlk#)











