PSM yang berlaga di kompetisi Liga 1 2022/2023 tidak memiliki stadion sendiri pasca Stadion Mattoanging di Makassar dirubuhkan untuk direnovasi, akhirnya tetap bisa bermarkas di Sulsel.
Itu setelah Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) di Parepare dinyatakan memenuhi syarat dan standar Liga 1 oleh PT LIB dan PSSI.
Pemkot Parepare melalui Disporapar harus bekerja ekstra dan dikejar tenggat waktu (deadline) singkat untuk merampungkan rehabilitasi Stadion GBH agar memenuhi standar Liga 1. Mengejar target itu, Hamka dan timnya bahkan harus bekerja hingga larut malam, terkadang sampai dini hari.
Kerja keras itu membuahkan hasil, karena akhirnya Stadion GBH resmi menjadi markas PSM, dan mencetak sejarah sebagai tuan rumah kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia, Liga 1 pada pertandingan kandang perdana PSM, 29 Juli 2022.
Stadion GBH yang diambil dari nama BJ Habibie, Presiden ke-3 RI putra kelahiran Parepare ini pun menjadi saksi sejarah PSM menjuarai Liga 1 2022/2023 setelah harus menunggu 23 tahun lamanya. Di stadion ini dilakukan penyerahan piala juara Liga 1 kepada PSM.
Tapi tidak hanya menyulap Stadion GBH jadi ikon sepak bola nasional, Hamka melalui Disporapar juga berhasil memfungsikan Gedung Olahraga (GOR) Lompoe setelah sekian lama tidak termanfaatkan. Tidak tanggung-tanggung, GOR Lompoe dipilih menjadi venue ajang regional yakni event olahraga Pra Porprov Sulsel tenis meja pada November 2021, dan Pra Porprov Sulsel tinju pada Desember 2021.
Tidak hanya piawai dalam penyelenggaraan event, Hamka juga adalah motor penggerak inovasi. Terbukti, Hamka dengan inovasinya I’m Yours membawa Disporapar masuk dalam 10 besar Lomba Inovasi Daerah 2021. Inovasi ini sebelumnya sudah diapresiasi oleh LAN RI, yang membuat Disporapar meraih dua penghargaan sekaligus yakni sebagai The Best Report Design dan sebagai peserta dengan stand pameran inovasi terbaik 1 pada 2 Oktober 2020.
Hamka juga mengantar Disporapar meraih juara 1 video competition berupa video promosi potensi kepariwisataan bertajuk Cinta, Rindu dan Kota yang digelar Harian Fajar dan Pemprov Sulsel pada 2021. Dan kembali bersama Disporapar menjadi juara 3 nasional lomba video inovasi daerah, pemesanan paket wisata secara online pada ajang Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 yang digelar Kemendagri pada 22 Juni 2022. “Lomba video inovasi daerah ini menawarkan konsep kepariwistaan dengan mengedepankan protokol kesehatan secara ketat dengan melibatkan Satgas Pariwisata di objek wisata unggulan Parepare, Salo Karajae,” ungkap Hamka.
Tapi tidak sebatas prestasi itu saja, Hamka yang sempat dipercaya menjadi Plt Kepala Dinas Kominfo Parepare, juga pernah sukses mengantar dua SKPD sekaligus meraih penghargaan capaian target PAD tertinggi bagi Pemkot Parepare pada 2021.
Hamka membawa Dinas Kominfo sebagai peraih kontribusi PAD tertinggi dengan capaian 141 persen, disusul Disporapar, dengan capaian 110 persen. Kala itu, penghargaan berupa reward diserahkan langsung oleh Wali Kota Parepare, Taufan Pawe di Gedung Islamic Centre, Parepare. “Prestasi ini berkat kerja-kerja team work. Berkat semangat pengabdian untuk meningkatkan PAD yang akhirnya berkontribusi untuk pembangunan Kota Parepare,” kata Hamka yang merupakan adik kandung Pj Wali Kota Batu sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai.
Hamka yang bahkan sempat dipercaya mengisi pos jabatan Plt Kepala Dinas Dukcapil Parepare, dan terakhir Plt Kepala Dinas Perkimtan Parepare masih menyisahkan kenangan buah inovasinya di Kantor Disporapar Parepare. Di antaranya Panggung Kreativitas Tunjukkan Prestasimu (TP). Panggung Kreativitas TP ini dirancang menjadi salah satu inovasi saat pandemi Covid-19 lalu.
Ditambah suasana kantor yang aman dan nyaman berkat inovasi Kantor Dewiku. Inovasi Kantor Dewiku adalah juara 1 Lomba Inovasi Daerah Parepare 2023, yang pengumumannya tepat pada puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-63 Parepare, disaksikan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman pada 20 Maret 2023.
Hamka mengungkapkan, Kantor Dewiku merupakan konsep yang dibuat dengan menyulap Kantor Dinas Disporapar menjadi tempat nyaman bersantai layaknya destinasi wisata.
“Kantor Dewiku memberi kesan bahwa bekerja dan rapat tidak harus di dalam ruangan, tapi bisa juga di luar ruangan atau outdoor. Nuansa berbeda dan lebih fresh. Jadi dikemas kreatif dan santai, sehingga serasa berkantor sekaligus berwisata,” tandas mantan Kabag Humas dan Protokol Setdako Parepare ini. (d11/dlk#)











