“Saya mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat Sulawesi Barat atas kebersamaan selama satu bulan penuh, di bulan ramadan kemarin kita berdoa semoga hari ini kita menemukan kemenangan yang hakiki dan kembali Fitrah, dan seluruh amal ibadah kita dapat diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala,” tandas Dirjen Otda itu.
Selaku pembawa khutbah, Prof. KH. Kamaludin Abu Nawas menyampaikan makna hakiki Idul Fitri. Disampaikan, sebagai hari raya berbuka yaitu setiap kaum muslimin utamanya bagi para pemimpin dan mereka yang memiliki kekuatan ekonomi bertanggung jawab untuk memakmurkan hidup dan kehidupan orang-orang lemah fakir dan miskin sebagaimana yang diperintahkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, yaitu makmurkanlah mereka sehingga tidak lagi hidup terlunta-lunta pada hari Idul Fitri.
“Setiap muslim dalam kapasitas apapun, dituntut melakukan reformasi diri apakah aktivitas yang dilakukan sudah berada pada Fitrah, dalam arti mampu dan terus berupaya melakukan pemulihan ekonomi penegakan supremasi hukum menemukan solusi politik demi stabilitas sosial yang menjamin kedamaian dan ketentraman rakyat kecil pada umumnya,” sebut Prof. Kamaluddin. (Advt/farid)











