“Mari sama-sama berharap di momen ini, menjadi momentum tegaknya kembali budaya muhasabah atau introspeksi diri atas setiap titipan cobaan yang diturunkan Allah SWT kepada negeri ini. Menjadi titik awal kembalinya jiwa dan mental spiritual yang selama ini terkikis atas aktivitas yang boleh jadi tidak diridhai Allah SWT,” ucap Taufan.
Ketua DPD I Golkar Sulsel itu mengungkapkan bahwa perhelatan Khatamul Qurán massal dan dirangkaikan dengan dzikir bersama ini, tidak hanya sekedar indah didengarkan oleh telinga, tidak hanya menjadi penghias setiap lisan, namun lebih dari itu semua, semoga akan menjadi cara untuk lebih memperindah akhlak, jika nilai-nilai Al Qur’an itu sendiri telah menjadi dasar dalam setiap aktifitas sehari-hari dalam konteks hablumminallah maupun hablumminannas.
“Saya juga berpesan bagi setiap hadirin semua untuk terus meningkatkan kualitas diri dan yang terpenting bahwa setiap insan yang telah mengkhatam Qurán hari ini untuk kemudian ditularkan ke kaum muslimin lainnya, sebagaimana pesan rasulullah SAW, bahwa “sebaik-baik manusia adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya kepada muslim lainnya”,” ungkap Taufan.
“Saya sangat mengharapkan dengan pelaksanaan kegiatan ini dapat melahirkan ummat dengan karakter islami yang lebih kuat untuk bisa tampil sebagai manusia paripurna di hadapan Allah SWT, dengan setiap jengkal raga kita akan menjadi saksi kelak di kemudian hari akan setiap aktifitas ibadah yang kita lakukan,” tandasnya. (d11/dlk/#)











