Sesaat setelah kejadian BPBD Bandung Barat bersama tim gabungan yang terdiri dari Tni Polri, Basarnas, Tagana, PMI, Pemerintah Desa dan Masyarakat segera tiba dilokasi untuk melakukan upaya penanganan darurat dan operasi pencarian. Koordinasi dengan pemerintah setempat juga terus dijalin dalam mengantisipasi adanya banjir atau longsor susulan.
Informasi peringatan dini esok hari, Sabtu (16/4) dari BMKG menginformasikan untuk waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada waktu siang hingga menjelang malam hari di wilayah Kab. dan Kota Bogor, Kota Depok, Kab. dan Kota Bekasi, Kab. Karawang, Kab. Purwakarta, Kab. Subang, Kab Indramayu, Kab. dan Kota Cirebon, Kab Majalengka, Kab. Ciamis, Kab. Pangandaran, Kota Banjar, Kab. Sumedang, Kab. Kuningan, Kab. dan Kota Sukabumi, Kab. Cianjur, Kab. Garut, Kab. dan Kota Tasikmalaya, Kab. dan Kota Bandung, Kab. Bandung Barat, Kota Cimahi.
Kondisi curah hujan yang tinggi, dapat memberikan pengaruh terhadap berkurangnya kekuatan struktur tanah yang kemudian terisi air saat hujan sehingga memicu longsor. Oleh karena itu, BNPB menghimbau untuk seluruh perangkat daerah setempat dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Salah satunya, Melakukan mitigasi berbasis vegetasi bisa dilakukan dengan melakukan penanaman vetiver atau akar wangi. Bagian akarnya bermanfaat memperkuat struktur tanah untuk mencegah terjadinya longsor. (D11)











