Hal ini sesuai dengan usaha dan keinginan pemerintah daerah kabupaten Enrekang yang menargetkan bangkit ekonominya melalui sektor pariwisata pasca pandemi covid-19.
“Ini merupakan usaha kita menuju percepatan pengembangan desa wisata. Setelah pelatihan ini, kita juga akan terus melakukan pendampingan terhadap Desa wisata,” tambahnya lagi.
Selain menerima materi, peserta juga diajak langsung melihat model pengelolaan salah satu objek wisata di Kabupaten Enrekang.
“Kita juga studi lapang langsung ke salah satu objek yang sudah dikelola dengan profesional yakni mendatte park, yang di kelola oleh Bumdes Desa Bambapuang,” tutup Andi Zul.
Sementara Ismail, salah satu peserta perwakilan Desa Wisata Kadingeh mengungkapkan jika pelatihan seperti ini memang sangat diperlukan.
“Pelatihan seperti ini sangat kami perlukan, apalagi status Desa Wisata ini baru bagi kami, kami perlu pelatihan terkait apa saja yang harus kami lakukan kedepan,” ujar Ismail. (Humas Kominfo)










