Lima Petani Enrekang Jadi Duta Petani Milenial dan Andalan

Syahrul Yasin Limpo mengatakan, duta petani merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menumbuhkan gairah bisnis pertanian di kalangan generasi muda dalam mendukung regenerasi petani.

Melalui para duta, diharapkan dapat menjadi role model yang menginspirasi, memotivasi, dan menjadi mitra bisnis petani lainnya, kata Syahrul.

Kementan menargetkan pada tahun 2024 setidaknya harus ada 2,5 juta petani milenial di Indonesia. Menurutnya, petani muda diyakini lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan bisnis pertanian.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan dari total petani di Indonesia, 70 persennya berusia di atas 45 tahun. Sedangkan yang berusia di bawah 45 tahun persentasenya baru sebesar 29 persen.

“Kita harus membuat generasi muda lebih berminat menjadi petani,” kata Jokowi.

Karena itu, pemerintah terus berupaya untuk membuat sektor pertanian sebagai sektor yang menguntungkan dan menyejahterakan. Ia mau petani dan kelompok tani tidak hanya bergerak di sisi hulu, namun juga menyasar dan masuk ke hilir.

Sebab, kata presiden, keuntungan yang besar justru dapat diperoleh di sisi hilir. Oleh karenanya para petani juga harus dilatih untuk meningkatkan produktivitas agribisnis. Apalagi pemerintah telah menggelontorkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi sektor tersebut.

“Jadi budi daya, pascapanen, pengolahan, pengemasan dan pemasaran harus ditingkatkan,” tandasnya.

Apalagi, pertanian adalah satu dari sedikit sektor yang terus tumbuh saat sektor lain dihantam pandemi. Di Kabupaten Enrekang, Bupati Muslimin Bando menyebut produktivitas petani justru naik sekira 30 persen selama pandemi. (d11)

Related posts