Pemkot Parepare Komitmen Lahirkan Perencanaan Responsif Gender

“Ini adalah komitmen yang lahir untuk membangun perencanaan berbasis responsif gender. Sangat penting melibatkan semua stake holder seperti yang hadir saat ini, karena penyusunan APE harus kita penuhi, dan tidak akan terpenuhi jika satu SKPD yang tidak memiliki perencanaan yang responsif gender,” tegas Iwan.

Iwan menilai, penghargaan APE yang telah diterima Pemkot Parepare tahun sebelumnya merupakan wujud komitmen Parepare sebagai kota responsif gender. 

“Kita berharap kesuksesan APE bisa kita raih kembali. Tidak sekedar mengejar penghargaan, tetapi kita harap berbanding lurus dengan pelayanan kepada perempuan dan melahirkan pengarustamaan gender. Penghargaan itu hanyalah dampak,” ulas mantan Kepala Bappeda Parepare ini.

Oleh karena itu lanjut Iwan, peran Bappeda sebagai SKPD sentral dapat melahirkan perencanaan, yang responsif gender.

“Untuk mewujudkan pengarustamaan gender dibutuhkan sinergitas semua SKPD, Bappeda sebagai muara penting dalam perencanaan. Mari bersama-sama, termasuk instansi vertikal, BUMN/BUMD, YLP2EM, dan organisasi mitra lainnya kita tingkatkan kemitraan, mari kita kaji isu responsif gender sebagai suatu kebutuhan bukan keinginan karena pada dasarnya hak perempuan sama dengan laki-laki,” tegas mantan Kepala Bagian Humas Setdako Parepare ini. (adv/ k13)

Related posts