Karena di tengah wabah Covid-19, proses pembelajaran siswa hingga ujian harus dari rumah dengan sistem online.
Bahkan kegiatan program pengembangan religiusitas siswa atau Pesantren Religius yang rutin tiap tahun diadakan, tahun ini sementara ditiadakan. Diganti dengan pengembangan religiusitas siswa dari rumah secara online.
Namun Arifuddin memuji karena di tengah pandemi ini, tingkat kepedulian sekolah khususnya siswa menjadi lebih meningkat.
“Perayaan kelulusan dilakukan dengan bakti sosial membagikan Sembako dan aksi-aksi sosial lainnya. Itu sangat membanggakan, dan kita apresiasi,” puji Arifuddin.
Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe mengapresiasi kelulusan siswa 100 persen dengan nilai memuaskan yang dicapai di tengah pandemi Covid-19.
“Sangat luar biasa capaian prestasi anak-anak kita. Lanjutkan pendidikanmu ke jenjang lebih tinggi untuk menggapai cita-citamu. Jadilah penerus bapak inspirasi kita, Prof BJ Habibie. Buat bangga Kota Parepare, Kota BJ Habibie,” pesan Wali Kota bergelar doktor ilmu hukum ini. (k13)











