Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi stimulus utama dalam pengembangan modest fashion muslim di Sulawesi Selatan sekaligus mendorong peningkatan kualitas dari fashion daerah agar dapat diterima dan bersaing di pasar internasional.
Selain itu dilakukan pelepasan ekspor produk halal, dan Penyerahan Sertifikat Halal kepada 36 gerai di Lego-lego. Serta penyerahan Sertifikat Karantina Ekspor ke Perwakilan Eksportir, pelatihan bagi pendamping dan penyelia halal, pelatihan juru sembelih halal.
Juga ada pendampingan sertifikasi Rumah Potong Ayam (RPA) dalam rangka menjamin kehalalan produk sekaligus mendorong pengembangan rantai nilai halal yang berkelanjutan.
Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mencatat bahwa Provinsi Sulawesi Selatan menjadi daerah yang pertama kali mencanangkan zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) di Indonesia.
“Selamat kepada Sulsel, hal ini patut kita syukuri, dan menjadi contoh daerah lain,” ungkap Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah KNEKS Putu Rahwidhiyasa.
Dirinya pun berharap melalui zona KHAS ini dapat menjadi penyemangat, untuk terus bersinergi, bahu membahu, mewujudkan Indonesia sebagai produsen produk halal terkemuka di dunia.
Pesyar ini dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan para kepala daerah. Ini merupakan rangkaian acara menuju Festival Ekonomi dan Keuangan Syariah Kawasan Timur Indonesia (Fesyar KTI) yang akan dilaksanakan pada 26 Mei 2023 di Provinsi Kalimantan Timur.










