“Total harga barang sebesar Rp154.800 dan subsidi sebesar Rp72.500, jadi warga hanya membayar 82.300. Anggaran kegiatan ini bersumber dari DID sebesar Rp400 juta lebih,” jelasnya.
Sementara, Taufan mengungkapkan, pasar murah ini merupakan bukti nyata dan konkret bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat, melalui Pemkot Parepare yang peduli dengan kondisi warga.
“Kepada panitia, kami sampaikan bahwa ini adalah amanah besar, jangan main-main, 4400 harus terlayani dengan baik, sebagai bentuk konsekuensi pelayan masyarakat. Harus kerja-kerja sinergi dan terintegrasi, lakukan pemantauan dalam pelaksanaan selama sepekan,” terangnya.
Taufan menekankan, pelaksanaan pasar murah ini, betul-betul harus dijangkau oleh masyarakat, dan betul-betul dengan harga murah.
“Harganya sudah diperhitungkan dengan baik, sehingga sangat terjangkau bagi masyarakat,” tandasnya. (d11/dlk)










