Apakah Itu Omicron Siluman.?

“Jika ada peningkatan kasus, itu artinya ada kemungkinan infeksi ulang akan terjadi. Dan karena kami tidak melihat itu, maka itu pertanda baik,” kata Kerkhove dalam konferensi pers.

Seiring penelitian yang kini masih berlangsung, data awal studi menyebut infeksi Omicron BA.1 bisa memberikan perlindungan yang kuat dari risiko infeksi ulang akibat Omicron BA.2. Setidaknya, untuk periode waktu yang terbatas.

“WHO akan terus memantau dengan cermat garis keturunan BA.2 sebagai bagian dari Omicron dan meminta negara-negara untuk terus waspada, untuk memantau dan melaporkan urutannya, serta melakukan analisis independen dan komparatif dari subgaris keturunan Omicron yang berbeda,” ujar WHO dalam pernyataan resminya.

Sekretaris Jenderal Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengemukakan varian ini memang baru terdeteksi melalui pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS).

“Sebenarnya kita sudah mendeteksi varian BA.2 itu,” kata Nadia dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

Nadia lantas meminta masyarakat untuk tetap tenang dan patuh terhadap protokol kesehatan. Menurutnya, kunci untuk menekan laju penularan selain vaksinasi adalah dengan tetap patuh terhadap protokol. (D11)

Related posts