Kisah Datu Suppa Toa

Batalyon Infanteri ini berada di bawah komando Brigif 11/Badik Sakti, Kodam XIV/Hasanuddin, yang bermarkas di Benteng, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang.

Selain itu, beberapa tempat dan fasilitas umum di Kota Parepare dan sekitanya memakai nama Andi Makkasau sebagai penghormatan atas perjuangannya  melawan penjajah Belanda, diantaranya, Jalan Andi Makkasau, salah satu jalan utama di Kota Parepare yang terletak di Kecamatan Soreang.

Jalan Andi Makkasau Timur, salah satu jalan di Kota Parepare di sebelah timur Jalan Andi Makkasau, terletak pula di Soreang.

Jalan Andi Makkasau, sebuah nama jalan di Kabupaten Pinrang yang terletak di Kecamatan Watang Sawitto

Lapangan Andi Makkasau Parepare, merupakan sarana olahraga umum yang terletak di Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Lapangan Andi Makkasau Pinrang, sarana olahranga umum terletak di Kabupaten Pinrang

Rumah Sakit Umum Andi Makkasau, rumah sakit ini adalah milik pemerintah daerah yang terletak di Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

Maka tak heran, jika wacana penobatan Andi Makkasau  sebagai Pahlawan Nasional terus disuarakan dari tahun ke tahun.

Upaya untuk menambah daftar Pahlawan Nasional asal Sulsel tentu tidak ikut berhenti.

Hj.Andi We Tenrisau Sapada, salah seorang cucu Andi Makkasau mengungkapkan, Figur Andi Makkasau Parenrengi Lawawo sendiri telah memperoleh beberapa tanda kehormatan dari pemerintah diantaranya, Bintang Gerilya pada tahun 1958, Satya Lencana Perintis Kemerdekaan RI Tahun 1988, dan Bintang Mahaputra Utama pada tahun 2010.

“Yang kami tau adalah Andi Makkasau telah diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel sebagai Pahlawan Nasional sejak tahun 2008,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, sebelumnya Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) dari Kementerian Sosial telah  melakukan verifikasi faktual figur Andi Makkasau untuk diusulkan menjadi seorang Pahlawan Nasional.

“Semua hal yang menjadi persyaratan baik itu administrasi dan lainnya itu sudah tepenuhi. Tentu kita berharap sudah ada nama Andi Makkasau masuk dalam Keputusan Presiden atau Kepres pada peringatan Hari Pahlawan 10 November mendatang,” imbuhnya.

Penelusuran dari berbagai sumber menyebutkan, ada 3 nama pahlawan asal Sulsel yang terakhir dianugerahi sebagai Pahlawan Nasional, itu pada tahun 2006. Mereka adalah Opu Daeng Risadju, Pajonga Daeng Ngalle dan Andi Sultan Daeng Radja, dan setelah priode itu lebih dari satu dekade pejuang asal Sulsel tidak ada yang dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional. (D11)

Related posts