Pembagian masker di daerah pasar, terminal, dan stasiun menyasar para pedagang, pengunjung, sopir bus, calon penumpang, dan pelaku ojek online.
Salah satu pedagang di Pasar Bendungan Hilir (Benhil) mengaku, gerakan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya pedagang kecil yang terkena dampak dari adanya COVID-19.
“Program masker ini bermanfaat banget untuk para pedagang di sini, kita bisa jadi lebih peduli dengan protokol kesehatan karena kan diingatkan (edukasi) juga,” Kata Ibu Sri, salah satu pedagang di Pasar Benhil saat dimintai keterangan. Beliau juga mengaku harus kehilangan kerabatnya karena terpapar COVID-19.
Sementara untuk di kawasan Stasiun Juanda dan Masjid Jami Nurul Islam, Jakarta Pusat, masker diberikan kepada calon penumpang kereta dan warga sekitar.
Masyarakat juga berharap, dengan adanya program pembagian masker ini penanganan COVID-19 semakin kuat dan pandemi dapat segera berakhir. Sektor ekonomi juga diharapkan bisa pulih kembali.
Selain membagikan masker, para Duta Perubahan Pelaku juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan 5M.
“Bapak dan Ibu selama berkegiatan jangan lupa untuk selalu menggunakan masker, menjaga jarak, mencucui tangan, dan menjauhi kerumunan,” kata Dinda, salah satu Duta Perubahan Perilaku, sembari membagikan masker kepada masyarakat.
Gerakan Mobil Masker ini dimaksudkan agar program pemerintah sebagaimana disampaikan oleh Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, khususnya memakai masker bisa dilaksanakan oleh semua lapisan masyarakat. (D11)
Sumber : Abdul Muhari, Ph.D.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB










