Menurut Yuki, edukasi dan pendampingan kepada petani maupun peternak menjadi penting agar mereka mampu menyesuaikan produksi dengan kebutuhan dapur SPPG. Dengan persiapan tersebut, hasil pertanian dan peternakan masyarakat dapat terserap secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Saat ini, lima titik SPPG di wilayah kepulauan Mamuju disebut telah siap dioperasikan, sementara tiga titik lainnya, termasuk kawasan Salissingan, telah selesai dibenahi dan diharapkan segera beroperasi. Bertambahnya SPPG akan membuka kebutuhan pasokan yang lebih besar sehingga Pemkab Mamuju berharap peluang tersebut dapat diisi oleh pelaku usaha pangan lokal. ( D12)
