Isu ASN Hendak Bunuh Diri di Cafe Alya Terbantahkan, Dokter Tegaskan Murni Gangguan Psikologis

“Kejadian pada Minggu malam, 28 April 2026, tidak menunjukkan adanya tanda fisik maupun alat yang mengarah ke percobaan bunuh diri. Yang bersangkutan langsung dibawa ke RS Andi Makkasau untuk mendapatkan perawatan,” jelasnya.

R sendiri turut menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa tidak pernah memiliki niat untuk mengakhiri hidup.

“Saya tegaskan tidak ada rencana bunuh diri. Saya sedang sakit, dan ini di luar kendali saya. Mohon maaf atas keresahan yang timbul,” ungkapnya.

Ia juga mengaku bahwa kondisi serupa telah dialami beberapa kali sebelumnya, sehingga berharap masyarakat dapat memahami situasi tersebut tanpa stigma negatif.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa gangguan kesehatan mental masih sering disalahpahami. Alih-alih menyebarkan spekulasi, masyarakat diharapkan lebih mengedepankan empati serta mendukung akses layanan kesehatan jiwa.

Pasca kejadian, aktivitas di Cafe Alya terpantau berjalan normal. Pengunjung tetap datang seperti biasa, dan tidak ada gangguan terhadap operasional usaha. Hal ini menegaskan bahwa insiden tersebut tidak berdampak pada kenyamanan publik. (*)

Related posts