“Sebenarnya ada dua yang sementara teman-teman Tim SAR lepas di situ, ada black box dan CVR,” ujar Andi Sultan saat ditemui di Posko Utama SAR Gabungan di Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci.
Ia menjelaskan, penemuan tersebut telah dikonfirmasi dan dikoordinasikan dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Sebelumnya, KNKT memang telah menginformasikan bahwa dua alat perekam tersebut berada di bagian ekor pesawat.
Andi Sultan menambahkan, fokus pencarian selanjutnya akan diarahkan ke area sekitar ekor pesawat dengan penyisiran lebih intensif.
Hingga saat ini, operasi SAR gabungan masih terus berlangsung untuk mencari delapan korban lainnya yang belum ditemukan. (D11)











