“Yang perlu diwaspadai adalah inflasi. karena banyak masalah mulai dari pola dan suplay serta demam yang ada,” ucap Tito.
Inflasi menjadi issu penting karena ini menyangkut penguatan pangan, agar keterjangkauan harga brang dan jasa dapat terkendali apalagi saat ini covid sudah mulai terkendali.
Oleh karenanya, Ia meminta seluruh pihak, terutama kepala daerah agar terus melakukan rapat koordinasi dan langkah-langkah pengendalian laju inflasi. Sebab, menurutnya, inflasi bersifat dinamis bergantung pada situasi geopolitik dan keadaan ekonomi global.
“Angka inflasi relatif terjaga diangka 5,51 persen. ini prestasi cukup bagus, sehingga masyarakat tidak banyak terdampak harga barang dan jasa dan ekonomi bisa tumbuh ini harus terus dipertahankan ditengah gejolak yang dihadapi,”tutupnya. (rls)











