Menurut Nasrullah, kenaikan harga telur akhir-akhir ini dipicu oleh panik market saja. Karena dari hasil survei Dirjen Peternakan dan kesehatan hewan, stok telur di Indonesia berlimpah.
” Dari hasil pantauan kami, kenaikan harga telur dipicu panik market di lapangan. Dalam semingu ini beberapa daerah di Indonesia harga telur mulai normal, termasuk di pulau Jawa. ” Jelas Nasrullah.
Sementara itu Usman Affan, pengelola peternakan terbesar di Sidrap, Sulawesi Selatan, mengaku bisa memproduksi telur 60 ton perhari atau 25 ribu rak sampai 60 ribu rak peroduksi telur perhari.
” Produksi telur kami surplus, kita mampu memenuhi kebutuhan telur indoneisa timur, bahkan kita juga ekspor ke Malaysia.” Kata Usman. (D11).











