Bersabar dan Peduli Saat Hadapi COVID-19

“Banyak yang lebih tidak peduli. Kita bisa mati bukan karena virus tapi juga karena ketidakpedulian,” ujarnyaå.

Ia menceritakan saat awal penyebaran, masker banyak ditimbun.

“Miris mendengar, banyak banget yang terpapar. Pada kenyataan yang tidak patuh, pertama kali diliburkan, langsung ada berita orang-orang pada liburan ke puncak,” tambahnya.

Marshel berpesan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker. Selain itu, olah raga untuk menjaga stamina tubuh. Ia juga berbagai cerita mengenai kebiasaannya di tengah pandemi dengan mengganti baju sesampainya di rumah.

Marshel menjadi relawan sejak awal penyebaran COVID-19 terjadi di Jakarta. Ia terjun langsung serta mendistribusikan bantuan kepada masyarakat. Saat bekerja di Wisma Atlet Kemayoran, dirinya juga menghibur para pasien.

Related posts