Dorong Pembangunan Ramah Lingkungan, Tasming Hamid Apresiasi Inovasi Mortar Komposit dan Biofertilizer Unhas

Kedua inovasi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diarahkan untuk menjawab persoalan lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Bagi Pemerintah Kota Parepare, kata Tasming, pengembangan inovasi berbasis potensi lokal sejalan dengan kebutuhan pembangunan yang efisien dan berkelanjutan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemanfaatan produk inovasi, khususnya untuk pembangunan infrastruktur, harus didukung pengujian dan kajian teknis yang memadai.

“Saya berharap hasil penelitian ini terus dikembangkan melalui pengujian mutu, pemenuhan standar teknis, serta kajian kelayakan dan manfaat ekonominya. Khusus untuk penerapan mortar pada jalan rabat beton, aspek kekuatan, ketahanan, dan keamanan harus dipastikan sebelum penggunaannya diperluas,” jelasnya.

Tasming juga mendorong penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar hasil penelitian tidak berhenti pada tahap prototipe atau uji coba.

Menurutnya, sinergi lintas sektor diperlukan untuk memastikan inovasi yang dikembangkan dapat diterapkan secara nyata, memiliki manfaat terukur, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Kita berharap kerja sama seperti ini dapat terus dikembangkan untuk mendukung pembangunan yang ramah lingkungan, memperkuat ekonomi masyarakat, dan meningkatkan kualitas hidup,” tandasnya.

Melalui kolaborasi tersebut, kata dia, Pemerintah Kota Parepare berharap inovasi berbasis pemanfaatan limbah pertanian dapat terus dikembangkan sebagai salah satu alternatif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan standar mutu, keamanan, dan kelayakan penerapan. (*)

Related posts