“Ini sebagai bentuk kerja kita. Kita sudah menyiapkan dan memberikan bantuan, mulai dari listrik masuk sawah, bor, dan lain sebagainya,” ujar Syaharuddin.
Menurutnya, pembangunan dan penyediaan sarana pendukung pertanian bukan sekedar bantuan, tetapi merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan petani memiliki akses terhadap kebutuhan dasar produksi, terutama udara.
“Kalau udara tersedia, petani bisa lebih yakin untuk menanam. Kita ingin lahan yang selama ini bergantung pada hujan bisa tetap produktif dan memberikan hasil yang maksimal,” katanya.
Syaharuddin juga mengapresiasi petani yang terus berupaya mengelola lahan dan memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah.
“Panen 6,4 ton per hektare ini membuktikan bahwa ketika pemerintah hadir, fasilitas tersedia, dan petani bekerja dengan baik, hasilnya bisa kita lihat bersama,” tuturnya.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi petani lainnya di Kecamatan Panca Lautang untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.
“Ini bukan hanya soal panen hari ini, tetapi bagaimana kita memastikan pertanian terus berjalan, produksi meningkat, dan kesejahteraan petani juga ikut meningkat,” tutupnya.(*)











