Selain kura-kura sulcata, Komunitas Ekseber juga menghadirkan berbagai satwa eksotik lainnya, seperti ball python, boa python, black boiga, sugar glider, dan iguana. Seluruh satwa dipamerkan sebagai sarana edukasi agar masyarakat dapat mengenal reptil dan hewan eksotik secara lebih dekat.
Ghozal menegaskan, selama kegiatan berlangsung, pengunjung tidak dikenakan biaya untuk berfoto maupun berinteraksi dengan satwa yang dipamerkan. Menurutnya, tujuan utama keikutsertaan komunitas dalam CCF adalah memberikan edukasi sekaligus menghilangkan stigma negatif terhadap reptil dan hewan eksotik.
“Melalui kegiatan seperti ini kami ingin masyarakat memahami bahwa tidak semua reptil berbahaya. Dengan pengetahuan yang benar, masyarakat bisa lebih menghargai keberadaan satwa dan pentingnya menjaga kelestariannya,” katanya.
Ia berharap komunitas-komunitas di Parepare terus diberi ruang dalam berbagai kegiatan daerah agar masyarakat semakin mengenal keberadaan mereka. Menurutnya, festival seperti CCF menjadi wadah yang efektif untuk memperkenalkan komunitas sekaligus memberikan edukasi yang bermanfaat kepada masyarakat.











