Sukardi mendesak Pj Bupati untuk segera mengambil langkah tegas. “Respons pimpinan sangat penting agar ada efek jera dan tidak ada toleransi bagi pelanggaran moral di kalangan ASN. Kalau dibiarkan, citra pemerintah akan tercoreng dan masyarakat akan kehilangan kepercayaan.”
Lebih lanjut, Sukardi menyoroti pentingnya tindakan ini mengingat status Polman sebagai kota santri. “Kita baru saja memperingati Hari Santri Nasional, dan kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan merusak citra kota yang dikenal melahirkan ulama besar dan tokoh agama.”
Ia berharap Pj Bupati segera bertindak sesuai rekomendasi Inspektorat agar kasus ini tidak menjadi preseden buruk bagi ASN dan pemerintahan di Polman.
“Langkah tegas adalah kunci untuk menjaga marwah pemerintah dan kepercayaan publik,” pungkasnya. (*)
