“Jangan selalu menunggu perintah, jangan selalu membebani pimpinan, karena saya yakin anda lebih hebat dari pada saya, cuma saya lebih beruntung dari pada anda. Saya bersama pak Wakil Bupati mengharapkan dukungan dan kerjasama sama kita. Mari jadi tim yang solid tidak saling melemahkan, sehinga tidak menghambat pembangunan daerah yang kita cintai ini,” tambahnya.
Melalui kesempatan itu, dia juga sampaikan kepada ksemua untuk pergunakan media sosial sesuai dengan kebutuhan kita, dan saya minta semua kepada OPD untuk mengontrol terutama game yang judi-judi itu, itu bisa melemahkan semangat tim.
Selain itu, diharapkan bijak dalam memberikan Informasi-informasi yang kita buat di media sosial jangan sampai kita saling menjatuhkan, jangan seringa kali curhat ke media sosial. Dan saya tegaskan sudah ada OPD yang saya ingatkan untuk menghentikan hal-hal seperti itu.
Bermedia sosial tidak sesuai dengan kebutuhan sangat menganggu pekerjaan, hal seperti tidak pantas bagi kita karena di agama saja tidak diajarkan seperti itu. Sebab ada oknum yang memanfaatkan apa yang yang kita share itu tanpa kita sadari.
“Jangan dulu berpuas diri dengan apa yang dilaksanakan malam ini, anda harus puas setelah mendapatkan pengakuan dari masyarakat dan harus tau permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, terkait wacana dengan pegawai honorer yang akan dirumahkan, jangankan di Soppeng di Pusat pun ada.
“Selaku Bupati saya tidak pernah mengatakan kalau honorer akan dirumahkan, kalau wacana masalah anggaran itukan hal wajar. Wacana-wacana seperti ini jangan langsung di tanggapi, sebab ada oknum-oknum yang menyebar informasi yang tidak benar, bahkan sudah ada saya liat yang upload di media sosial. Selama ini saya selalu perjuangkan dan berpihak kepada kalian. Dan saya minta kepada OPD untuk beri penjelasan diberi pemahaman kepada honorer kita yang jumlahnya -+4000 orang,” tandasnya.
Turut hadir, Wakil Bupati Soppeng, Sekretaris Daerah, Para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala SKPD. (shg/d11/dlk)
