Kejar Target Penurunan Stunting, Wapres Minta Koordinasi Sampai ke Tingkat Bawah

“Karena itu harus ada percepatan langkah-langkah yang dilakukan dan saya sudah dilapori, sekarang pemetaannya sudah ada, kemudian langkah-langkahnya sudah disiapkan,” tegas Wapres.

Terkait hal ini, Wapres meminta, koordinasi dilakukan sampai ke tingkat bawah, sehingga program percepatan penurunan stunting dapat dilaksanakan secara optimal dan tepat sasaran.

Read More

“Saya minta koordinasinya sampai ke tingkat bawah dan juga di tingkat para pelaku di bawah, dan juga di tingkat-tingkat Puskesmas, [dilakukan] sosialisasi ke masyarakat,” pinta Wapres.

Dengan demikian, Wapres meyakini, target nasional penurunan stunting dapat dicapai.

“Dari beberapa laporan kemarin dari bupati dan pelaksana di bawah ada optimisme untuk percepatan mencapai itu. Kita memang ingin terus melakukan upaya percepatan [penurunan] 14 persen itu, harus [dapat] dicapai di 2024,” pungkasnya.

Kunjungan Wapres ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja yang dilakukan selama 2 hari, 23 s.d. 24 Februari 2023. Sehari sebelumnya, Wapres meninjau pembangunan rekonstruksi sekolah pascagempa dan memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Sulbar.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak Balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama dan kurangnya stimulasi yang diukur dari tinggi badan anak dibandingkan dengan umurnya. Pemerintah Indonesia telah melaksanakan percepatan penurunan stunting sejak 2017. Prevalensi stunting nasional 2022 adalah sebesar 21.6%, mengalami penurunan sebesar 2,8% poin dari prevalensi tahun 2021.

Selain Ibu Wury Ma’ruf Amin, hadir mendampingi Wapres dalam peninjauan ini, Pj. Gubernur Sulbar Akmal Malik, Sekretariat Wakil Presiden Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Sekretaris Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Tavip Agus Rayanto, Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Arif R. Marbun, Gatot Prio Utomo, dan Zumrotul Mukaffa, Tim Ahli Wapres Farhat Brachma, serta, Pangdam IV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso. (SK-BPMI, Setwapres)

Related posts