Luas Kota Parepare, kata Taufan hanya 99,33 km2, meliputi 4 kecamatan dan 22 kelurahan dengan jumlah penduduk sebanyak 154.524 jiwa di tahun 2021, dengan PDRB perkapita sebesar 49,92 juta rupiah lebih pada tahun 2021 dengan laju pertumbuhan 6,12%, dan tingkat kemiskinan sebesar 7,50% untuk tahun 2022 yang mana tingkat kemiskinan lebih kecil dari provinsi Sulawesi Selatan yaitu 8,63%.
“Parepare merupakan kota terbuka dan multietnis, sejak dahulu kota ini telah menjadi jantung perdagangan di Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan mengandalkan Pelabuhan Nusantara menjadi pintu keluar masuknya pedagang dan barang, bahkan dari daerah lain. sehingga Parepare mengandalkan sektor jasa dan niaga, sebagai kota industri tanpa cerobong asap,” ucap Taufan. (18/2/2023)
Ketua DPD I Golkar Sulsel ini mengungkapkan bahwa loncatan luar biasa di sektor kesehatan. Yaitu program layanan kesehatan terpadu dengan hadirnya Call Centre 112 terus berlanjut dengan pelayanan yang lebih baik. Termasuk kebijakan penganggaran untuk warga Parepare melalui BPJS Kesehatan. Termasuk keberadaan Rumah Sakit Regional Hasri Ainun Habibie dengan konsep Medical Tourisme.
“Kita bangun Kota Parepare dengan cinta. Selamat datang di Kota Cinta Habibie Ainun,” tandasnya. (d11/dlk/#)
