“Saya pikir kemarin cuman 100 orang, begitu buka link pendaftaran online sudah mencapai 400 pendaftar, ditambah lagi pendaftar offline 200 orang, jadi hari ini dilakukan penelitian pemerisaan sebanyak 600 pasien masyarakat Parepare, bahkan ada juga sebagian dari luar Parepare,” urainya.
Melihat antusiasme masyarakat yang datang melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker kata dr. Mahyuddin, waktunya tidak cukup dalam sehari, ke depan kata dia akan menambah waktu dua atau tiga hari.
“Kegiatan ini hanya hari ini saja, mungkin jadi pembelajaran juga ke depannya bahwa kalau mau mengadakan kegiatan seperti ini sepertinya harus mengambil waktu dua sampai tiga hari, namun semua pendaftar hari ini kami upayakan rampung,” paparnya
Adapun nantinya dari hasil pemeriksaan deteksi dini kanker jika ada masyarakat yang harus mendapatkan pemeriksaan lanjutan, maka Pemerintah Kota Parepare bekerjasama POI akan memfasilitasi dilakukan pemeriksaan di kota Makassar.
“Jadi kita ambil positifnya, hari ini kenapa harus deteksi dini kanker pada tubuh, agar dapat segera mungkin dilakukan tindakan intervensi pengobatan agar hasil pemeriksaannya jauh lebih baik. Kalau kanker sudah masuk stadium 3 atau 4, maka nyaris harapan angka hidupnya sangat rendah,” terangnya.
Sementara itu, Dosen UMPAR, Henni, yang juga datang melakukan pemeriksaan kesehatan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Parepare dan POI.
“Awalnya saya mendapatkan informasi dari Dinas Kominfo Parepare, jadi memang pemeriksaan ini sangat membantu masyarakat untuk bagaimana pencegahan dini terhadap penyakit-penyakit yang berbahaya termasuk kanker,” pujinya. (d11/dlk/#)
