“Terkait Fakultas Kedokteran sendiri, RSUD Andi Makassau segala sesuatunya sudah ada, mulai dokter spesialis 44 dokter, dokter umum 28, serta fasilitas dan peralatan canggih,” jelasnya.
Taufan mengungkapkan, rumah sakit di Parepare kini menjadi penyangga 14 kabupaten/kota di utara dan timur Sulawesi Selatan, dan berdasarkan data yang diterima, layanan kesehatan di Parepare, rawat inap antara 250 sampai 350 pasien per hari, dan rawat jalan kurang lebih 700 pasien.
“Nah, angka-angka ini saya anggap UMN sangat tajam penciumannya sehingga menghadirkan Fakultas Kedokteran. Pak Rektor memang cukup visioner, dan saya jujur, tidak pernah membayangkan bahwa di Parepare ini dilakukan renovasi untuk Kampus V UNM. Ini tentunya merupakan bagian instrumen menyejahterakan masyarakat. Semoga dukungan dan eksistensi kehadiran Pemkot Parepare dapat mendukung hadirnya dokter-dokter handal di Parepare,” paparnya.
Sementara, Wakil Rektor Bidang Akademik (WR 1) UNM, Hasnawi Haris menerangkan, pihaknya berterima kasih atas dukungan Pemkot Parepare terhadap hadirnya Fakultas Kedokteran UNM.
“Semoga kami bisa bersingergi dengan baik, apalagi Parepare ini memiliki rumah sakit yang sangat mendukung kegiatan akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran nantinya,” pungkasnya. (d11/dlk**)
