Kisah Bruno Aisek, Disekolahkan Tentara Asal Sidrap, Anak Pedalaman Papua Lulus Masuk TNI

“Orangtua saya dengan senang menerima si Bruno ini, sampai dimasukkan dalam kartu keluarga. Sesampai disana, saya langsung bawa ke sekolah,”terang Serda Makmur.

“Kepala sekolah tidak terima karena belum punya rapor dan akte kelahiran dan diminta jika bisa menghadap ke Diknas (Dinas Pendidikan Sidrap),”ujarnya.

Akhirnya Bruno Aisek menempuh pendidikan di tingkat SD dan hingga lulus SMAN. Kemudian mendaftar sebagai prajurit TNI.

Selama masa sekolah, Bruno Aisek memiliki bakat di bidang olahraga dan hal itu pun diberikan ruang yang sebesar-besarnya oleh orangtua asuhnya.

Bruno pun tercatat sebagai salah satu pemain yang berlaga di Liga 3 di Klub PS Nene Mallomo.

Niat Bruno untuk menjadi tentara mengikuti jejak orangtua asuh yang mendidik dan membinanya sejak dibawa ke Sidrap dari Papua akhirnya terkabul.

Bruno Aisek lulus menjadi tentara setelah mendaftar di Korem 174 Merauke dengan pangkat Prajurit Dua (Prada).

Meski pun orang Papua, Bruno Aisek sendiri lama dan besar di Sidrap,  sehingga mahir berbahasa Bugis. Bahasa Bugis sendiri merupakan bahasa sehari-hari di Kabupaten Sidrap.(*)

 

 

Related posts