Wali Kota Parepare, Taufan Pawe dalam sambutannya menyampaikan, peluncuran pasar murah itu sebagai upaya meringankan beban masyarakat jelang perayaan natal dan tahun baru.
“Pasar murah harus sukses dan betul-betul menyentuh masyarakat lapisan bawah,” harapnya, usai menyerahkan barang-barang kebutuhan pokok pasar murah secara simbolis, sekaligus melepas tim pasar murah.
Ketua DPD 1 Golkar Sulsel ini mengatakan, Pemerintah masih selalu dan tetap hadir di tengah-tengah masyarakat di saat terjadi kesulitan ekonomi di tengah-tengah masyarakatnya.
“Inilah salah satu nikmat syukur yang harus kita kedepankan. Program pasar murah ini kita sudah anggarkan dengan perhitungan akan dilakukan pada saat-saat masyarakat butuh diberi perhatian agar supaya kemampuan masyarakat bisa terjangkau, dan daya beli masyarakat bisa terkontrol,”jelas taufan.
Untuk menjelang natal dan tahun baru tambah Taufan, Pemerintah Kota menganggarkan kurang lebih Rp 650 juta untuk pelaksanaan pasar murah. Dan ini akan dibagi secara massif dan diperuntukan bagi warga menengah ke bawah.
“Contoh harga beras saja dari harga Rp 50 ribu kita subsidi Rp 25 ribu, warga saya hanya membeli beras 5 Kg dengan harga Rp 25 ribu. Ini sudah sangat luar biasa kami meringankan warga masyarakat.
Taufan juga menekankan, pasar murah itu menjadi momentum bagi para Camat, Lurah, hingga Ketua RT dan RW melakukan edukasi pencegahan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat.
“Edukasi warga terapkan protokol kesehatan, bagi yang belum vaksin, agar segera diajak untuk vaksin, vaksin aman dan halal untuk kekebalan tubuh,” imbau Wali kota dua periode ini. (*)
