“Ada juga Bu Atisa, beliau kena gangguan jiwa tapi rajin ke kantor diantar jemput oleh keluarganya. Kalau tidak ada yang jemput, tidak tahu ke mana. Dia sudah tidak mengerti mengenai berkas-berkas kepegawaiannya, jadi kami bantu susun dan rapikan berkas pensiunnya karena sudah memasuki masa pensiun pada September ini,” imbuh Adriani.
Para ASN yang diduga mengalami gangguan jiwa tersebut kata dia, melakukan pengobatan secara intensif dengan meminum obat secara teratur pada malam hari.
“Adapun PNS yang kami kunjungi adalah PNS pada SKPD Kelurahan Lompoe, Kelurahan Lakessi, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dan Dinas Pendidikan,” ungkap Adriani Idrus.
Selain program mengunjungi ASN sakit, BKPSDM Parepare juga menggenjot pelayanan pengantaran berkas kenaikan pangkat ASN secara mobile dari kantor ke kantor.
“Program pelayanan prima ini merupakan instruksi Bapak Wali Kota sebagai pembina kepegawaian yang mengharapkan pelayanan bagi ASN terus ditingkatkan sehingga antara hak dan kewajiban ASN dapat berbanding lurus,” tandas Adriani Idrus. (*pemkotpare/dlk13)