Oknum Kadis Barru Dilapor ke Polisi Atas Dugaan Asusila Staf

  • Whatsapp

BARRU DELIK.ID- Seorang oknum pejabat di Pemerintah Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), (AT) resmi dilaporkan oleh staf wanitanya ke Mapolres.

Korban melaporkan oknum pejabat eselon II itu, atas dugaan pelecehan seksual atau asusila. Senin, (19/4/2021).

Laporan korban diterima langsung oleh pihak Kepolisian, IPDA. Adi Wijaya, di ruang SPKT melalui Surat Tanda Terima Laporan Polisi, Nomor: STTLP /91/IV/2021/SPKT/Polres Barru/Polda Sulsel).

Korban mendatangi Mapolres Barru didampingi oleh aktivis Perlindungan Perempuan dari Lembaga BAIN HAM, Arni Yonathan.

“Kita dampingi korban melaporkan kasus asusila ini di Mapolres Barru. Kita duga ada tindakan yang tidak seharusnya dilakukan oleh seorang pejabat Kepala Dinas,” ucap Arni.

Dia berharap Kepolisian segera menindaklanjuti laporan korban tersebut.

“Kita harap Polisi menindaklanjuti laporan korban. Karena ini menyangkut harga diri seorang perempuan. Apalagi diduga dilakukan oleh pejabat publik yang harusnya berprilaku baik terhadap bawahannya,” kata dia.

Sementara korban, RS, mengaku tidak menduga kalau atasannya itu melakukan tindakan yang tidak senonoh terhadap dirinya.

Bahkan RS mengaku bukan hanya dirinya yang mengalami kejadian tersebut, melainkan ada beberapa rekan wanitanya.

“Ada beberapa rekan saya ternyata juga mengalami hal serupa. Kami dipanggil masuk ke ruangan pak Kadis. Disitulah terjadi peristiwa yang kami tidak duga itu. Saya dipeluk dari belakang dan diremas bagian tubuh,” akunya.

Bagian Humas Mapolres Barru yang dikonfirmasi perihal laporan korban tersebut menyebutkan bahwa sejumlah saksi dan korban telah dimintai keterangan.

“Belum saya tau perkembangannya.
Yg saya tau korban sama saksi2 sudah d ambil keterangannya,” tulis Harun, staf Bagian Humas Mapolres Barru. (*)

 

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *