“Jadi, pesan pak Wali Kota bagaimana pelaksanaan itu harus dengan ketentuan kapasitas penonton 25%, dan wajib mematuhi protokol kesehatan,” ucap Rahmat Sjam.
Dengan begitu, lanjut Rahmat, pihaknya dalam waktu dekat ini akan melakukan persiapan untuk penyelenggaraan event tahunan tersebut, termasuk melakukan koordinasi dengan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar).
“Persiapan tengah kita lakukan. Disporapar dan Askot PSSI akan segera bertemu untuk membuat format pertandingan sehinga tujuan dan out dari anggaran yang digunakan dapat tercapai,” tutup Rahmat.
Seperti yang diketahui, semarak perhelatan wali kota Cup tahun 2019 lalu berhasil menyita perhatian masyarakat khususnya para pecinta sepak bola di Kota Parepare.
Trofi Walikota Cup 2019 lalu berhasil dibawah pulang oleh tim Beringin FC sebagai juara pertama dan runnerup dari Tim Media FC. (d13/dlk)