Aksi penyemprotan terkoordinasi itu lanjut Irna, sapaan mantan Kepala Puskesmas Lauleng ini dilakukan dua kali dalam rentang waktu 14 hari dalam masa inkubasi.
“Ini sudah menjadi kegiatan rutin, penyemprotan besar-besaran kita lakukan jika ada kasus terkonfirmasi Covid-19,” beber Irna.
Saat ini, kata dia, warga Asrama Brimob yang berprofesi sebagai ASN ini masih dirawat di RSUD Andi Makkasau. “Suami dan anaknya kita minta isolasi mandiri,” harapnya. (adv / dlk / k13)