Sementara, Wakapolda Sulsel mengatakan, Bola Ewako yang secara etimologi berasal dari kosakata bahasa daerah Bugis ini, berarti ‘Rumah Lawan’ atau ‘Rumah Berani Lawan’. Sesuai dengan artinya, Bola Ewako ini akan difungsikan sebagai pusat aktivitas dalam melawan atau memerangi penyebaran Covid-19.
“Ini adalah program Kapolda Sulsel. Bola Ewako secara harfiah merupakan Rumah Berani Lawan Covid-19. Secara aplikasi di lapangan merupakan suatu tempat berkumpul pimpinan, seperti kepala desa atau Lurah, dan Babinsa untuk melakukan pendataan, termasuk bantuan-bantuan dalam penanganan dan pencegahan Covid-19,” ungkap perwira tinggi Polri kelahiran Takalar, 14 Maret 1964 ini. (k13)