Dalam hal pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Tanjungbalai, gugus tugas telah melaksanakan penyemprotan fasum, himbauan dan memberikan informasi terkait Protokol Kesehatan Covid-19, mendirikan posko pemeriksaan kesehatan di pintu masuk perbatasan Kota Tanjungbalai, mendirikan posko karantina sementara, menyalurkan bantuan Bansos dari Pemkot Tanjungbalai kepada seluruh masyarakat Tanjungbalai berdampak Covid-19 untuk tahap pertama, pemulangan warga Tanjungbalai yang menjadi TKI/pekerja migran dari Malaysia serta mendistribusian bansos Pemprovsu.
Sementara itu, LO BNPB Pusat untuk Wilayah Sumut, Mayjend.TNI (Purn) Darlan Harahap, menyampaikan pada akhir April lalu, sudah ada 162 pihak yang terdiri dari individu, organisasi, perusahaan swasta, BUMN-BUMD dan institusi pemerintahan yang menyalurkan bantuan lewat Posko.
“Bantuan yang diberikan beragam bentuknya, mulai dari sembako, perlengkapan sanitasi hingga Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan oleh Tenaga Medis sebagai garda terdepan dalam perang menghadapi Covid-19”
Selanjutnya bulan Mei ini, Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diprakarsai oleh Kementerian Sosial (Kemensos) sudah disalurkan melalui Kantor Pos. Kemudian bantuan sembako dari Pemprovsu juga sudah disalurkan ke masyarakat dan penyalurannya dipantau langsung oleh tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK. Selain itu, Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa, juga telah disalurkan kepada masyarakat terdampak, ujar Mayjen (Purn) Darlan Harahap
Dalam mekanisme komunikasi, Tim Gugus Tugas yang sudah didukung dengan teknologi informasi yang mumpuni sehingga proses koordinasi dapat berjalan lancar dan aman sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.
Saat ini, Posko juga sudah dilengkapi dengan fasilitas video conference yang didukung aplikasi Zoom untuk mempermudah koordinasi dengan berbagai pihak, baik internal Kabupaten/Kota, Provinsi hingga tingkat Nasional pada Pemerintah Pusat, jelasnya
“Situasi menjelang “New Normal” atau Normal Naru, juga perlu dipersiapkan dengan matang. Memang prosesnya tidak akan mudah, apalagi di tengah kultur masyarakat yang berbeda-beda. Akan tetapi sinergitas yang konsisten saya yakini dapat mengatasi kendala apapun itu, pungkas LO BNPB Pusat, Mayjen (Purn) Darlan Harahap
Hadir dalam pertemuan tersebut, Dandim 0208/AS Letkol Inf.Sri Marantika Beruh, S.Sos, Asisten Pemerintahan, Nurmalini Nasution, SE, Para Kepala OPD dilingkungan Pemkot Tanjungbalai yang juga Anggota Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tanjungbalai.
Pertemuan diakhiri dengan pemberian cenderamata oleh Wali Kota Tanjungbalai H.M Syahrial kepada LO BNPB Pusat, Mayjen (Purn) Darlan Harahap. (Ambon)
