“Selama ini kami hanya biarkan apa adanya karena kami pikir untuk apa, tapi kami pernah sampaikan dan usulkan ke Pariwisata bahwa ada Batu mirip perahu disini bisa untuk dikembangkan jadi pariwisata tapi tidak ada respon,” ucapnya.
Warga berharap dengan adanya Batu Koli tersebut pemerintah memberikan perhatian dengan mendampingi warga untuk menjadikan sebagai tempat wisata.
“Mudah-mudahan kedepan ini ada respon pemerintah Kota Palopo melalui Pariwisata untuk bisa membantu kami mengembangkannya,” harap Ismail.
Meski sudah lama diketahui warga, keberadaan Batu Koli terungkap saat warga menyampaikan hal tersebut ke Komandan Distrik Militer (Dandim) 1403 Sawerigading.
“Karena selama ini tak ada yang mau merespon jadi waktu pak Dandim melintas dan singgah istirahat, kami sampaikan ke dia dan merespon untuk dikunjungi,” ujar Ismail.
Dandim 1403 Sawerigadin Letkol Inf Gunawan mengatakan keberadaanya di lokasi Batu Koli merupakan respon balik atas informasi dari masyarakat.
“Kami coba mendatangi lokasi Batu Koli dan kondisinya baik, memang menyerupai perahu, di sana kami melakukan pembersihan lokasi bersama warga setempat,” tuturnya.
Pantauan kompas.com di lokasi Batu Koli masih nampak alami dari rimbunnya pepohonan dan terdapat tanaman buah-buahan yang dapat menjadi daya tarik wisata, selain itu jalan menuju ke lokasi tidaklah sulit dan terdapat jalan tangga yang digunakan warga dari rumah masing-masing menuju ke jalan raya. (D11)










